Latest Post

Prosedur Pemasangan Kawat Gigi

http://mypotik.blogspot.com/
Prinsipnya setelah pasien memiliki gigi tetap (mulai 7 tahun keatas), perawatan kawat gigi dapat segera di lakukan untuk pasien. Demi kepuasan pasien, langkah pertama sebelum pemasangan kawat gigi adalah memastikan bahwa harapan pasien untuk mendapatkan gigi yang rata dan rapih dapat tercapai.

Dokter akan melakukan konsultasi dan melihat kondisi gigi pasien secara langsung. Jika memungkinkan, dokter akan mencetak gigi, membuat model gigi dan memberikan pengantar untuk rontgent gigi pasien. Tindakan ini dilakukan untuk menentukan masalah dan tindakan perawatan yang sesuai. Umumnya perawatan kawat gigi selesai dalam 6 bulan s/d 2 tahun tergantung dari kompleksitas dan jenis masalah. Untuk kasus ekstrim, dokter akan mereferensikan kepada dokter specialis lainnya.

Gigi yang akan dikawat, akan ditempeli braket dipermukaannya. Proses ini belangsung hanya beberapa saat per-gigi. Setelah braket terpasang, maka akan di pasang kawat. Kawat inilah yang akan menggerakkan gigi ke arah yang diharapkan. Untuk itu pemeriksaan sesuai dengan jadwal akan mempercepat perawatan kawat gigi. Kontrol periodik akan dilakukan setiap 3 pekan, untuk memastikan ketepatan pergerakan gigi pasien kearah yang diharapkan dan mempersingkat waktu perawatan kawat gigi.

PASKA PERAWATAN :
Setelah perawatan selesai dan kawat gigi dilepas, maka pasien akan disarankan untuk memakai retainer oleh dokter. Jika pasien tidak menggunakan retainer, seperti yang disarankan oleh dokter, ada kemungkinan gigi akan kembali ke posisi awalnya (relapse).
Gigi pasien paska perawatan kawat gigi akan dicetak dan dibuatkan model untuk retainer. Fungsi dari retainer adalah untuk menguatkan tulang gigi paska perawatan kawat agar tidak kembali ke posisi awalnya. Retainer dapat dilepaskan saat pasien makan.

TIPS UNTUK PASIEN KAWAT GIGI

Rasa tidak nyaman : Setelah pemasangan kawat, pada beberapa pasien mungkin akan terasa tidak nyaman di mulut. Berkumur dengan air garam hangat akan membantu. Larutkan 1 sendok garam ke dalam secangkir air hangat, dan berkumurlah dengan larutan itu. Minum obat penahan rasa sakit, seperti yang biasa digunakan jika sakit kepala.

Pencabutan gigi : Tindakan ini mungkin diperlukan selama perawatan. Hal ini normal, tidak perlu kuatir. Gigi akan pindah ke posisi yang baru setelah perawatan selesai. Gigi harus di longgarkan dulu sehingga dapat digerakan.

Makan: Hati-hati untuk mejaga kawat gigi saat makan. Sebaiknya pilih makanan yang lunak. Hindari makan daging yang liat, roti keras, sayuran mentah dan makanan lain yang dapat menyebabkan masalah.

Atletik: Jika melakukan kegiatan atletik, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan kami untuk pencegahan khusus. Jika terjadi musibah yang mengenai wajah, periksa mulut dan kawat gigi segera. Jika gigi tanggal atau kawat rusak segera datang ke klinik kami. Untuk sementara waktu rawatlah dengan obat penahan rasa sakit dan jika ada yang lepas harap disimpan untuk dibawa ke klinik.

Sikatan: Akan lebih sulit sikatan dengan kawat gigi. Tapi tidak perlu kuatir anda akan terbiasa setelah latihan beberapa hari. Idealnya, sebaiknya sikatan setiap selesai makan dan sebelum tidur. Setidaknya 3 kali dalam sehari selama 3 menit setiap sikatan. Jika anda sikatan dengan benar, nafas akan segar dan gigi serta kawatnya akan bersih bersinar. Sikat gigi khusus diperlukan untuk perawatan ini.

Flossing: Penggunaan benang floss sangat direkomendasikan selama perawata.

Berkumur dengan Fluoride: Berkumur dengan obat kumur sangat direkomendasikan sebelum tidur.

Kunjungan Teratur: Keberhasilan dan kecepatan perawatan sangat tergantung dari kerjasama pasien dan dokter. Lakukan kontrol periodik sesuai jadwal perawatan yang telah dibuat. Hindari makanan keras yang dapat merusak kawat gigi dan tersenyumlah.

SENYUM YANG LEBAR DAN TUNJUKKAN KAWAT GIGIMU
 

Apa Sebabnya Uban Takut Sama Air Santan

Apa yang perlu kita ketahui tentang uban, dan kenapa uban bisa muncul di usia muda?

Menurut Dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp.KK(K), munculnya uban disebabkan oleh banyak hal. Yang paling utama adalah karena faktor genetik atau keturunan. Uban terjadi karena pigmen rambutnya sudah tidak ada lagi. "Padahal, pigmen inilah yang menentukan warna rambut," jelas dokter spesialis kulit dan kelamin dari Jakarta Skin Center ini.
Ada 2 macam pigmen rambut, yaitu :

1.Pigmen eomelanin..
Pigmen eomelanin biasanya terdapat pada orang-orang berkulit berwarna, seperti Asia, Arab, India dan sebagainya. "Pigmennya berwarna gelap, hitam. Jadi, rambut dan kulitnya pun berwarna gelap."

2.Pigmen feomelanin..
Pigmen ini terdapat pada orang-orang kulit putih. "Pigmennya berwarna kuning. Tapi, bukan berarti mereka tidak punya pigmen eomelanin. Mereka tetap punya, tapi prosentasinya sedikit. Orang Asia juga punya pigmen feomelanin, meski tidak banyak. Kan tidak semua orang Asia berkulit dan berambut hitam."

Di kepala, banyak sekali akar rambut. Nah, ada sebagian yang memang tidak bisa memperoduksi pigmen. Misalnya pada kasus albinism (albio) dan vitiligo. Albino adalah orang yang tidak mempunyai pigmen dan seluruh kulit dan rambutnya putih, sementara vitiligo hanya sebagian yang putih. "Ini juga faktor genetik dan nggak bisa disembuhkan."

Jika kadar pigmennya kurang, rambut pun akan semakin pirang dan kemudian putih, beruban. Biasanya, uban muncul pada orang tua, karena produksi melaninnya memang sudah mulai berkurang. Metabolisme untuk memproduksi pigmen sudah mulai lambat atau bahkan tidak ada lagi.

Ada orang yang sudah tua tapi belum beruban atau hanya muncul sedikit, tapi ada pula yang masih muda tapi rambutnya sudah ubanan semua. Ini juga karena faktor genetik. Jika belum banyak uban meski sudah tua, berarti metabolisme pembentukan pigmennya memang bisa bertahan lama.

Hal - hal yang memicu terjadinya uban, antara lain :
•- Faktor Genetik
•- Penyakit imunologi anemia pernisiosa, yakni jenis kekurangan darah yang sering menyebabkan rambut beruban
•- Adanya kelainan metabolisme, misalnya gangguan tiroid atau kurang gizi. Kurang gizi bisa membuat jumlah enzim pembetuk pigmen berkurang,
•- Pemakain zat kimia, misalnya cat rambut
•- Pemakaian jenis sampo yang banyak mengandung sulfur yang tinggi

Secara medis, uban juga tidak bisa diobati. Jika penyebabnya faktor genetik, yang bisa dilakukan hanyalah mencat rambut. "Sebaiknya jangan mencabut uban, karena justru akan mengurangi jumlah helai rambut".

Ada beberapa cara untuk mengatasi uban, antara lain :

1. Pengecatan rambut, tentu, cat rambut memiliki efek samping. Berdasarkan bahannya, cat rambut dibagi dua, yakni :

- cat rambut dari bahan kimia, Cat rambut dari zat kimia selama ini disebut-sebut bisa menyebabkan kanker darah. Meskipun sebetulnya belum bisa dibuktikan secara pasti. Yang pasti, cat rambut bisa memicu eksim kontak (dermatitis kontak). "Timbul rasa gatal, biasanya dari kepala, terus ke muka dan bisa pula badan. Bahkan, pada bentuk yang agak hebat, timbul urtikaria (bengkak biduran), yang cepat menjalar. Begitu pakai, langsung bengkak biduran di kulit kepala, sampai akhirnya bengkak pada saluran pernapasan yang bisa berakibat fatal." Sementara kalau eksim, tipenya lambat. "Sekarang kena cat rambut, besoknya baru gatal-gatal."
Disarankan sebelum memakai cat rambut sebaiknya dicoba dulu di belakang telinga. "Oleskan dan biarkan selama 24 jam. Kalau tidak ada timbul rasa gatal atau pembengkakan, berarti cocok.

- cat rambut dari tumbuh-tumbuhan (hena)
Jenis kedua adalah cat rambut dari tumbuhan, yang biasa disebut hena. "Ini lebih aman, karena mengandung substansi organik dari tumbuh-tumbuhan alam. Efek sampingnya tidak terlalu banyak. Hena ini juga mengisi bagian dalam rambut. Sementara cat rambut kimiawi, hanya melapisi bagian luar rambut, tidak bisa meresap ke dalam rambut."

Ada 2 jenis cat rambut yaitu :
•- Semi permanent, bersifat sementara sehingga dicuci beberapa kali juga akan hilang.
•- Permanen, bersifat abadi ( tahan lama ) tetapi tetap harus diulang setiap sekitar 3-4 minggu.

Mengecat rambut dapat dilakukan kapan saja, asal kualitas rambut diperhatikan. Misalnya kalau rambut terlalu kering, sebaiknya pakai kondisioner (pelembab). Juga, harus mengetahui perawatan pencuci rambut. Misalnya, gunakan sampo yang tidak terlalu alkalis (terlalu berbusa), sehingga malah membuat rambut jadi terlalu kering. Tapi kalau sudah ada tanda-tanda rambut porous (rapuh), pengecatan harus dihentikan, tunggu sampai rambut baru tumbuh.

2. Pengobatan secara tradisional, pakailah air santan kelapa, kelapa parutnya juga diambil dicampur dengan santan, tambahkan air nanas, air jeruk nipis. Pakailah untuk keramas 2x seminggu. Hasil perasan bisa dipakai berkali-kali.

Well, semoga bermanfaat friend...

 

Makanan Kesehatan untuk Laki-Laki

1. Tomat
Rasa asam tomat dapat mendorong pengeluaran getah lambung, membantu mencerna protein dan sebagainya. Vitamin C yang banyak terkandung di dalamnya dapat memproduksi lem tulang mengautkan pembuluh darah. Kadar kalium pada mineral di dalamnya paling banyak, membantu mengeluarkan unsur garam dalam darah, dan memiliki fungsi menurunkan tekanan darah.

2. Kedelai
Menurut statistik, laki-laki yang sering mengonsumsi makanan dari kacang kedelai, rasio mengidap penyakit kanker prostat lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsi makanan yang terbuat dari kacang kedelai. Selain itu, kedelai juga efektif dalam memperbaiki pengikisan zat tulang laki-laki. Setelah melewati usia 60 tahun, zat tulang laki-laki akan mulai terkikis, dan kondisinya sama seriusnya dengan menopause wanita. Sesering mungkin mengonsumsi kacang kedelai dapat memenuhi lesitin. Dan Lesitin juga sudah dibuktikan berhubungan dengan kemampuan belajar dan daya ingat jangka pendek.

3. Labu merah
Setelah menginjak usia 40 tahun, sebagian besar laki-laki memiliki masalah dengan hipertrofi prostat. Sebuah hasil percobaan di AS mendapati, bahwa penderita hipertrofi prostat yang mengonsumsi ekstrak labu merah, terbukti berhasil mengurangi jumlah pembuangan kemih penderita, sekaligus memperbaiki gejala penyakit lainnya. Labu merah juga merupakan sumber terbaik vitamin E, dapat melawan penuaan.

4. Wortel
Karotena berubah menjadi vitamin A di dalam tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, mengekang oksige aktif yang menyebabkan pemburukan sel. Kalium yang banyak terkandung di dalamnya, memiliki efek menurunkan tekanan darah. Selain itu, karotena juga dapat mencegah penyakit kanker.

5. Makanan hasil laut
Makanan laut dapat meningkatkan kemampuan sexual. Seng yang banyak terdapat dalam sperma laki-laki, dimana ketika seng dalam tubuh tidak mencukupi, akan mempengaruhi jumnla dan kualitas sperma. Seng banyak terdapat dalam makanan hasil laut seperti kepiting dan udang.

6. Bawang daun
Bawang daun memilikik daya desinfektan yang kuat, dapat membasmi bakteri penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Bawang daun dapat mempercepat serapan vitamin B1, mendorong metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan sumber energi, dan menghilangkan lelah. dan satu lagi fungsi lain yang tidak boleh diabaikan adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Bawang daun dianggap sebagai makanan pencegah kanker. Sesering mungkin mengonsumsi bawang daun dapat memperbaiki sekaligus menguatkan jasmani kaum laki-laki.

7. Vitamin C
Mutu dan jumlah sperma laki-laki setelah berusia 24 tahun mulai merosot, vitamin C dapat membuat sperma yang menua kembali dipenuhi dengan daya hidup. Makanan bervitamin C tinggi meliputi buah kiwi, jeruk keprok, asparagus dan sebagainya.8. Teh Hijau

Teh hijau kaya dengan vitamin C. Vitamin C merupakan unsur nutrien yang mutlak bagi kelembaban kulit dan mencegah demam. Teh Hijau kaya dengan kandungan asam glutamat yang berefek mencegah penuaan, asam amino yang memberi gizi dan menguatkan badan, memiliki efek melancarkan air kemih dan menghilangkan stress. Selain itu teh hijau juga mengandung kafein yang berfungsi menyegarkan semangat dan sebagainya
 

Kecepatan Langkah Kaki dan Pengaruhnya

Sebuah studi di Boston Medical Centre yang dikutip huffingtonpost.co.uk, menemukan hubungan antara kecepatan berjalan dan risiko demensia. Mereka yang memiliki gaya berjalan lambat beresiko mengalami penurunan daya ingat lebih buruk di masa depan, dibandingkan dengan mereka yang terbiasa berjalan dengan ritme yang lebih cepat. 

Langkah kaki sebenarnya bisa memberi petunjuk visual yang berhubungan dengan kondisi kesehatan kognitif. Sementara Demensia merupakan penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Pikun merupakan gejala umum yang mungkin terjadi dan menunjukan adanya demensia. Orang-orang yang menderita demensia sering tidak dapat berpikir dengan baik dan berakibat tidak dapat beraktivitas dengan baik. Oleh sebab itu mereka lambat laun kehilangan kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan dan perlahan menjadi emosional, sering hal tersebut menjadi tidak terkendali. 

Kesimpulan tersebut muncul melalui serangkaian tes terhadap 2.400 pria dan wanita berusia sekitar 62 tahun. Dengan periode analisis selama 11 tahun, tes mencakup kecepatan berjalan, kekuatan pegangan tangan, dan kualitas fungsi kognitif. 

Berjalan memerlukan energi, pengendalian gerak, dan dukungan serta menempatkan tuntutan pada banyak sistem organ, termasuk jantung, paru-paru, sirkulasi darah, urat saraf dan sistem otot dan tulang. Sedangkan gaya berjalan yang lambat mungkin mencerminkan sistem yang rusak dan tingginya energi yang dikeluarkan saat berjalan. 

Dan ini bukan satu-satunya penelitian yang mengaitkan kecepatan berjalan dengan kondisi kesehatan. Pada 2009, sebuah penelitian mengungkap hubungan kuat antara kecepatan berjalan dan risiko penyakit jantung. Penelitian lain yang dipublikasikan Journal of the American Medical Association, juga memperlihatkan hubungan antara kecepatan berjalan dan tingkat harapan hidup. 

Selain itu, langkat dengan ritme cepat memiliki beberapa manfaat: 
Untuk menjaga kesehatan, Berjalan selama 30 menit setiap hari dengan kecepatan sedang hingga jalan cepat dapat menghilangkan rasa nyeri dan sakit, serta meningkatkan mood atau suasana hati kita. 
Untuk menyusutkan bobot tubuh. Yang kita perlukan olahraga yang mampu melakukan pembakaran kalori, oleh sebab itu kuncinya adalah intensitas. 
Untuk menurunkan tingkat stres. Lakukan pendekatan relaks dengan berjalan selama 1 jam 30 menit setiap hari, tapi lakukan bersama anjing kesayangan, sahabat, pasangan dan nikmati pemandangan di sekitar kita.
 

Tips Kecantikan Cegah Datangnya Jerawat saat Cuaca Panas

Tips Kecantikan Cegah Datangnya Jerawat saat Cuaca Panas

SELAMA cuaca dan musim panas berlangsung, tubuh kita akan lebih mudah mengalami ruam dan jerawat sementara kita sulit menghindarinya. Lalu bagaimana solusi agar kulit wajah dan tubuh tetap mulus meski kerap berkeringat diterpa cuaca panas? 

a. Mandi teratur 
Jangan lupa untuk mandi minimal tiga kali sehari. Ini akan mencegah bakteri masuk ke pori-pori dan menyebabkan jerawat. Di cuaca panas, Anda lebih rentan terhadap keringat dan debu. Keringat akan menyertakan kotoran bersama dengan bakteri yang mengisi pori-pori dan menyebabkan jerawat. Oleh karena itu, pastikan Anda menjaga kulit tetap bersih dan terhidrasi. 

b. Pengelupasan 
Penyebab utama jerawat pada tubuh adalah akumulasi dari sel-sel kulit mati. Jadi, sangat penting untuk mengelupaskan kulit Anda setidaknya dua kali dalam seminggu. Jika Anda memiliki kulit berminyak, jangan lupa untuk mengelupaskan setidaknya tiga sampai empat kali seminggu. Minyak, kotoran, bersama dengan kulit mati akan membuat kulit kusam dan kasar serta akan menyebabkan jerawat. 

c. Kenakan pakaian longgar 
Mengenakan pakaian longgar selama musim panas akan mencegah keringat dari penguapan sehingga sirkulasi udara pun akan baik. Ini juga akan mencegah aksi bakteri akibat keringat terakumulasi pada permukaan kulit dan memblokir pori-pori yang dapat menyebabkan jerawat. Memakai pakaian yang longgar juga akan membuat Anda merasa nyaman selama cuaca panas dan Anda pun bisa bergerak bebas. 

d. Gunakan bedak dan deodoran 
Gunakan bedak dan deodoran bila hendak beraktivitas di suhu panas. Penggunaan bedak bubuk akan membuat Anda merasa segar sepanjang hari dan akan membuat Anda kurang berkeringat sehingga mengurangi bau tubuh dan ruam.

 

Bahaya Tidur Dengan Lampu Menyala

Tidur merupakan kebutuhan alami tubuh yang musti di penuhi. Dengan tidur metabolisme tubuh kita akan ditata kembali. Dengan tidur yang berkualitas sel-sel dalam tubuh kita akan melakukan regenerasi untuk mengganti sel-sel tubuh yang mati. Namun demikian banyak dari kita yang belum memperhatikan cara tidur yang baik. Ada sebagian orang yang merasa tidak nyaman, atau bahkan tidak dapat tidur pada kondisi gelap gulita. Padahal tidur dalam kondisi lampu menyala dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit. Dari berbagai penelitian diketahui bahwa anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia

Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Bahaya Tidur Dengan Lampu Menyala
Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika takut pada kegelapan.
 

Tips Kesehatan : Mencegah radang paru-paru dengan sikat gigi

Menyikat gigi setiap hari tak hanya sekedar mencegah penyakit gigi dan gusi serta infeksi pernapasan, namun juga membantu mengurangi risiko pneumonia (radang paru-paru).


Peneliti dari Yale University School of Medicine melakukan penelitian terhadap 37 pasien di rumah sakit selama satu bulan. Mereka menemukan adanya perubahan bakteri di mulut pada pasien penyakit paru-paru.

Para peneliti menyakini bahwa proses perubahan pada bakteri mulut memainkan peranan dalam risiko timbulnya pneumonia. Hal ini didasari pada temuan peneliti bahwa pasien sakit paru-paru awalnya ‘memelihara’ bakteri di dalam mulut mereka.

Peneliti mengungkapakan bahwa ribuan orang berusia lanjut yang berisiko menderita penyakit paru-paru memiliki risiko tinggi dari perkembangan pneumonia bila mereka kurang peduli dengan kebersihan dan kesehatan giginya.

“Hubungan yang sistemik antara penyakit gusi dan kesehatan secara keseluruhan telah diketahui dengan baik, dan kini terbukti menjaga kesehatan mulut bisa benar-benar membantu mencegah penyakit,” ungkap Nigel Carter, pimpinan Organisasi Kesehatan Gigi.

Penelitian ini bukanlah penelitian yang pertama kali menghubungkan penyakit paru-paru dengan kesehatan gigi dan gusi. Sebelumnya, para peneliti mengaitkan penyakit pernapasan, yang disebabkan terjadinya infeksi dada akibat bakteri (bacterial chest infections), yang masuk melalui mulut dan kerongkongan menuju paru-paru.

Hal ini tentu saja bisa menimbulkan infeksi, seperti pneumonia, atau justru memperburuk kondisi yang sudah ada.

Carter menambahkan, bahwa menyikat gigi selama dua menit dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, membersihkan sela-sela gigi setiap hari dengan menggunakan sikat gigi interdental atau floss, mengurangi makanan dan minuman yang manis-manis dan mengunjungi dokter gigi secara teratur adalah sebuah permulaan yang baik.

“Jika Anda mengalami gusi bengkak dan berdarah ketika Anda menyikat gigi, napas yang bau, gigi yang goyah atau sering mengalami infeksi gigi, kemungkinan Anda mengalami penyakit gusi. Bila ada di antara gejala-gejala tersebut yang membandel, atau menunjukkan tanda-tanda adanya penyakit pneumonia, kunjungi segera dokter gigi,” tambahnya
 
 
Waspadai Gejala Penyakit Sejak Dini
Copyright © 2011. Cegah Penyakit - All Rights Reserved
Template Created by Cegah Penyakit Published by Penya-kit
Proudly powered by Blogger